Why LM

UBPP Logam Mulia produces high purity gold and silver with Trade Mark LM (Logam Mulia), patented by Direktorat Jenderal Hak Cipta, Paten, dan Merek, Departemen Kehakiman Republik Indonesia registered with number 3299290, marked on the Gold bar and Silver pack for domestic and international market.

The Governor of DKI Jakarta Raya No.:Ea 3/2/11/1969, July 7,1969."SYARAT-SYARAT PENGUJIAN BAGI JENIS BARANG HASIL INDUSTRI BERUPA  BARANG-BARANG PERHIASAN YANG TERBUAT DARI EMAS".

The Governor of DKI Jakarta Raya No.: Ea 3/1/51/1970, August 12,1970."SYARAT-SYARAT PENGUJIAN BAGI JENIS BARANG-BARANG HASIL INDUSTRI  YANG TERBUAT DARI PERAK".

With an authorization from Dirjen Pertambangan Umum Departemen Pertambangan dan Energi No.632.K/2016/040000/1986 dated October 18,1986 PT Aneka Tambang (Persero) Tbk UBPP Logam Mulia is appointed as an official assayer for gold and silver export.

 

Pertama kali didirikan pada tahun 1930 oleh seorang pedagang emas bernama RT Braakensiek dengan lokasi berpindah-pindah.

Pada tahun 1937 mulai menetap di Jalan Gajah Mada No. 84, Jakarta Pusat dan mulai memurnikan emas rongsok dan hasil tambang dair Bengkulu dan Cikotok. Tahun 1949 menjadi perusahaan legal yang bernama NV Essaieur en Affinage Bedrijf v/h RT Braakensiek. Kemudian pada tahun 1957 perusahaan tersebut diambil alih oleh Bank Industri Negara dan berubah nama menjadi PT Logam Mulia (Logam Mulia Ltd).

Pada tanggal 1 Januari 1961 sesuai PP No.281/1961, statusnya berubah menjadi PN Logam Mulia.  Tanggal 31 Desember 1974 berdasarkan  PP No.320/1974 berubah menjadi salah satu unit produksi dari PT Aneka Tambang (persero) yang kemudian disebut Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (Precious Metal Refinery) dan sejak 1 April 1979 perusahaan pindah dari Jalan Gajah Mada ke Pulo Gadung Jakarta Timur, hingga saat ini.

Bisnis utama Logam Mulia bergantung langsung pada supply dari beberapa perusahaan tambang nasional dan unit bisnis tambang emas pongkor. Maksimum kapasitas produksi Logam Mulia itu sendiri sekita 100 ton emas dan 350 ton perak pertahun. Dari kapasitas maksimum tersebut, kini hanya digunakan sekitar 60% dari keseluruhan dan masih berusaha untuk meningkatkan dari tambang emas baru atau tambang tradisonal.

BERITA


ACARA


ARTIKEL


Servis






Galeri Foto

portfolio7

Galeri

Detail Galeri

portfolio7

Galeri

Detail Galeri

portfolio7

Galeri

Detail Galeri

portfolio7

Galeri

Detail Galeri

portfolio7

Galeri

Detail Galeri

portfolio7

Galeri

Detail Galeri

portfolio7

Galeri

Detail Galeri

portfolio7

Galeri

Detail Galeri